Prestasi Kabinet Joko Widodo dan Kalla

Joko Widodo and Kalla’s Cabinet Achievement.

 

Dalam kurun waktu satu tahun, Kabinet Bapak Joko Widodo dan Bapak Yusuf Kalla telah memulai program kerjanya, serta dijalankan dengan sangat intensif.  Berikut ini ada sejumlah program kerja Kabinet Pak Joko Widodo yang sudah maupun sedang berlangsung, yaitu:

kabinet-mentri

  1. Membubarkan PETRAL sehingga bisa menghemat anggaran sebesar Rp. 250 miliar/hari.
  2. Mencabut subsidi BBM, sehingga dananya dapat digunakan untuk berbagai yang produktif.
  3. Meresmikan pembuatan jalan toll Trans Sumatra Tahap I dari Lampung-Palembang-Indralaya.
  4. Meresmikan dimulainya pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah, dengan kapasitas 2.000 MW yang sempat mangkrak selama 4 tahun.
  5. Dimulainya pengairan Waduk Jatigede, Sumedang, yang berfungsi mengendalikan banjir di Indramayu, pengairan sawah-sawah di Jawa Barat serta pembangunan PLTA dengan kapasitas 110 MW.
  6. Pada tanggal 9/9/2015 dimulainya pembangunan Jalur LRT jurusan Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang.
  7. Pada tanggal 21/9/2015 peresmian dioperasikannya bor raksasa untuk membuat terowongan dalam tanah guna Jalur MRT trayek Lebak Bulus-Kebayoran Baru-Senayan-Bunderan Hotel Indonesia.
  8. Pemerintahan Joko Widodo menggelontorkan dana sebesar Rp. 16 triliun untuk membangun Infrastruktur di Perbatasan Kalimantan, dari Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat berikut pembangunan kota-kota baru yang berdekatan dengan negara tetangga.
  9. Pembangunan Pelabuhan Laut Dalam di Papua: Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Merauke, serta infrastruktur pembuatan jalan lebar beraspal yang menghubungkan kota-kota di Papua.
  10. Perusahaan Saudi Arabia ARAMCO, akan membangun Kilang Minyak serta Storage BBM di Indonesia senilai Rp. 140 triliun yang selama ini pembangunan Kilang Minyak tidak pernah terwujud sejak era Soeharto.
  11. Indonesia urutan kedua kuasai Pasar Udang di Amerika Serikat (9/9/15 Jawa Pos).
  12. Dengan beriperasinya pada bulan Nopember 2015 ini, unit RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) di Cilacap, Jateng, dan Kilang TPPI (Trans Pacific Petroleum Indonesia) di Tuban, jatim, maka import BBM Premium bisa berkurang 30% atau Negara bisa hemat Rp. 150 miliar/hari, atau setara dengan 100 ribu barrel per hari.
  13. Kasus Lumpur Lapindo yang selama 8 tahun tidak selesai di era SBY, oleh Joko Widodo hanya dalam kurun waktu 8 bulan rampung ganti rugi semuanya diterima warga Sidoarjo.
  14. ADB memprediksiEkonomi Indonesia akan tumbuh dari 4,9% di tahun 2015 menjadi 5,4% pada tahun 2016.
  15. Komite Eksplorasi Nasional (KEN) yang dibentuk pemerintah Joko Widodo pada tanggal 12 Juni 2015 telah menemukan cadangan Minyak dan Gas di Indonesia Timur sebesar 5,2 miliar barrel atau untuk Minyak sebanyak 2,7 miliar barrel dan untuk Gas 14 TCF Gas.
  16. Pemerintah targetkan pekerjaan Toll Trans Papua dirancang sepanjang 4.320 km (Sorong-Manokwari-Wamena-Jayapura-Merauke) dan (Timika-Osibil) tersambung pada tahun 2018 (info: Men PUPR Berita Satu TV 14/10/15).
  17. Satu tahun Joko Widodo memimpin, sudah membuat Toll sepanjang 132,35 km.
  18. Fakta dari WALHI dan ex.pembakar hutan dari Sumsel, mereka menyatakan pembakaran hutan sudah berlangsung sejak tahun 2005 dan berkolaborasi antara perusahaan perambah hutan dengan pejabat setempat (Bupati & Gubernur) di Provinsi Sumsel, Jambi, dan Riau. Kenapa baru di era Joko Widodo kejadian ini di expose ke media?  Sangsi pidana dan perdata sebesar Rp. 7 triliun dijatuhkan oleh Joko Widodo kepada perusahaan pembakar hutang, sanksi yang baru pertama kali terjadi (Mata Najwa: Metro TV, tanggal 14/10/15).
  19. Perdagangan RI surplus US$ 7,3 miliar atau setara Rp. 95 triliun kumulatif dari Januari 2015 sampai September 2015.
  20. Joko Widodo menyatakan perang terhadap barang-barang impor illegal. Zero Tolerant untuk kriminal (info: setkab.go.id).
  21. Izin investasi untuk para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia di era SBY harus menunggu sampai 2 tahun (536 hari), tetapi di era Joko Widodo urus Izin Investasi cukup dengan 3 jam.
  22. Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpres No. 115 tahun 2015 untuk Kementerian KP yang isinya menyatakan tidak perlu ke Pengadilan lagi jika Satgas Pemberantasan Illegal Fishing yang dibantu Russia menangkap Kapal Asing Pencuri Ikan bisa langsung di eksekusi dan ditenggelamkan.
  23. Dalam kurun waktu 9 bulan Joko Widodo bisa membayar sebagian hutang warisan peninggalan SBY sebesar Rp. 293 triliun.
  24. Sejarah baru Indonesia, dalam waktu 9 bulan Investasi masuk Rp. 400 triliun. Joko Widodo memang berkeinginan kuat untuk membuat Indonesia sejahtera.
  25. Mulai beroperasinya 6 route Toll Laut Joko Widodo dari Tanjung Priok-Papua, Tanjung Priok-Natuna, Tanjung Perak ke seluruh pelabuhan di NTT dan seluruh pelabuhan di Maluku, serta seluruh pelabuhan di Papua dan Papua Barat.
  26. Indonesia ekspor perdana beras organic produksi Kab. Tasikmalaya ke Italia sebanyak 134 ton denga harga € 6,-/kg. In sha Allah, tahun depan Indonesia bisa swa sembada pangan (Info: Mentan Amran Suleiman, tgl 2/1115).
  27. Dalam satu tahun pemerintahan Joko Widodo sedang dilakukan proses Pembangunan 15 Bandara Baru di wilayah terluar Indonesia, diantaranya bandara di Miangas, Manokwari, Berau, Tual, Palu, Maumere, Tarakan, Aceh Tengah, Wakatobi, dll.
  28. Prestasi lainnya dari pemerintahan Joko Widodo selama satu tahun yaitu dapat menurunkan impor Premium sebesar 37% dari 378,5 ribu barrel per hari (BPH) turun jadi 236 ribu BPH. Begitu juga dengan solar impornya turun sebesar 84% dari semula yang sebesar 121,3 ribu BPH turun jadi 20 ribu BPH.
  29. Kedatangan Presiden Italia menemui Pak Joko Widodo tanggal 9/11/15 untuk menandatangani kontrak investasi sebesar US$ 1,055 miliar atau setara Rp. 1.400 triliun dalam bidang Logistik, Industri Kulit, Industri Otomotif, Energi Terbarukan, Pariwisata, Infrastruktur, Fashion, dan Furniture.
  30. Di depan para Kepala Negara KTT G-20 di Turki, Presiden Joko Widodo nyatakan bahwa sebaiknya dunia termasuk Indonesia harus melepaskan ketergantungannya terhadap “US dollar”. Untuk mencapai tujuan tersebut, Indonesia disupport China dengan Currency Swap Yuan.
  31. Presiden Joko Widodo resmikan pabrik Pupuk terbesar di Asia Tenggara, Pupuk Kaltim 5, Bontang denga kapasitas produksi Ammonia 825.000 ton per tahun dan produksi Urea 1.155.000 ton per tahun, serta dimulainya pembuatan jalur Kereta Api Trans Borneo.
  32. Keputusan besar telah diambil proseden Joko Widodo, yaitu tidak lagi memperpanjang kontrak Freeport yang telah 45 tahun menggali emas di Papua. Cadangan Emas dan Mineral lainnya kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi di tangan Presiden Joko Widodo. Joko Widodo, presiden pertama yang menolak kontrak Freeport diperpanjang demi Indonesia makmur, evaluasinya setelah tahun 2019.
  33. Presiden Joko Widodo tanggal 25 Nopember 2015 meresmikan pembuatan jalur rel kereta cepat Makassar-Parepare, diharapkan tahun 2019 sudah bisa beroperasi Kereta Api Trans Sulawesi dari Manado ke Makassar. Proyek ini sudah dicanangkan sejak 60 tahun lalu.

Kiranya program kerja, yang diprioritaskan pada proyek-proyek infrastruktur ini, dapat selesai sesuai jadwal demi meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional kita.  Tentunya akan dilanjutkan dengan realisasi program-program pembangunan berikutnya.

 

Tinggalkan komentar

Filed under Economic Policy Packages of Indonesia, Energy, Infrastructures, Leadership, Sustainable Development, Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s