Kesalahan Pengukuran Kecepatan Partikel Sub-Atomik Neutrino Telah Ditemukan

The Speed Measurement Error of Neutrino Sub-atomic Particle has been found.

Dunia sains, September 2011 yang lalu, dikejutkan oleh temuan fisikawan pada Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) bahwa neutrino bergerak lebih cepat 60 nanodetik dibandingkan cahaya.  Perkembangan terbaru dari penelitian tersebut dapat dibaca dalam tulisan ini.

Temuan ini menimbulkan perdebatan karena bertentangan dengan hukum fisika yang diyakini lebih dari satu abad terakhir: tak ada partikel yang bergerak melebihi kecepatan cahaya.  Dari eksperimen ulang, tim peneliti pada proyek OPERA itu menduga kemungkinan kesalahan itu berasal dari tanda waktu dan koneksi serat optic yang digunakan.  Masalah tanda waktu bersumber dari oscillator yang menentukan interval penanda waktu ketika diselaraskan dengan peralatan sistem penentuan posisi global (GPS). Penanda waktu untuk menentukan kapan dan di mana titik awal dan akhir pengukuran dilakukan serta menentukan jarak jarak tepat yang ditempuh neutrino. Kesalahan penanda waktu ini membuat waktu yang menandakan gerak neutrino bertambah dan mengurangi waktu yang ditempuh cahaya.  Persoalan koneksi serat optic antara sinyal GPS dan penanda waktu yang digunakan selama eksperimen membuat kecepatan gerak neutrino bertambah. Pengukuran ini butuh ketelitian supertinggi hingga ukuran nanodetik atau sepermilyar detik.

Eksperimen lebih lanjut, Mei 2012 (mungkin yang dimaksud 2011?), memastikan efek kesalahan yang diperkirakan itu terhadap pengukuran kecepatan. Tim OPERA sudah menguji persoalan ini tiga tahun lalu.  Sebelum memublikasikan, mereka berulang kali mengecek kemungkinan kesalahan pengukuran. “Meskipun semua sudah diperiksa, kemungkinan kesalahan detil dalam analisa masih bias terjadi”, ujar ahli fisika partikel dari Universitas Oxford, Alfons Weber, yang teribat dalam proyek MINOS, untuk mengukur kecepatan neutrino, kepada BBC, Kamis 23/2 2012.

Sumber: Kompas, Selasa 28 Februari 2012 halaman 14, Kilas Iptek.

Komentar:

Saya membayangkan betapa sulitnya melakukan koreksi atas keakuratan alat-alat pengukur kecepatan —  yang mengandalkan kecepatan cahaya sebagai signal carrier yang bergerak di dalam serat optik — saat  dipakai untuk mengukur kecepatan gerak partikel sub-atomik neutrino yang (diduga) lebih cepat dari cahaya.

Terlepas dari masalah keakuratan  alat-alat pengukur tadi, kelebihan lain yang terkait dengan kemampuan neutrino yang gerakannya tidak dapat dihalangi oleh material apapun, merupakan keunggulan besar apabila kelak juga terbukti benar. Kemampuan yang satu ini akan membuka ribuan peluang dalam pemanfaatannya kelak.

 

2 Komentar

Filed under New Discover

2 responses to “Kesalahan Pengukuran Kecepatan Partikel Sub-Atomik Neutrino Telah Ditemukan

  1. ANTON IDIOT

    hmmm… saya memang lebih yakin kalau ada kesalahan pengukuran, mengingat teori relativitas itu begitu meyakinkan. Serta selisih waktu yg begitu kecil antara waktu kedatangan neutrino dan cahaya. Kalau selisih waktunya sekitar, katakanlah 5 detik, yakinlah saya ttg kebenaran hasil eksperimen itu. sekedar berpendapat saja, tidak tahulah yg sebenarnya….

    • Dear mas Anton.

      Mungkin karena semua disiplin ilmu fisika menerima teori bahwa kecepatan cahaya adalah yang tertinggi, maka hanya sedikit yang mencari tahu tentang adanya partikel lain yang lebih cepat dari gerakan cahaya.
      Apapun hasilnya, kelihatannya ada kelebihan dari sifat sub-partikel neutrino dibandingkan dengan cahaya.

      Salam,
      Atmonobudi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s